About me

Foto saya
i just want to live a life without worries, where i can be me without fear of being judge.. i want to let go of the past, live the present, and dream of the future...

Jumat, 21 September 2018

In my deepest heart (after Losing Aisha..)

Lama sy menyimpan ini...
Apa yang sebenarnya saya rasakan..apa yang saya pikirkan..apa yang berkecamuk dalam dada..saat setelah saya kehilangan Aisha..

Di hari saya kehilangan Aisha..
Saat itu terasa sangat hampa..dan sangat hancur..
tetapi saya hanya diam..
Masih teringat dengan jelas ketika kamar perawatan saya ramai dengan seluruh keluarga,,dan saya memilih untuk duduk diam di atas tempat tidur,,dengan tirai yang menutupi..saat itu ramai,,tapi hati saya tidak,.
Saya hanya meminta kepada beberapa saudara sepupu untuk menemani saya disamping tempat tidur..walau hanya diam..tapi setidaknya saya merasa ada yang menemani..
Kemudian sahabat-sahabat saya datang..menguatkan..dan mencoba melawak seperti biasanya..
saya bersyukur memiliki mereka..yang ada bukan hanya disaat saya "suka"..lebih dari itu,,justru mereka berkumpul komplit saat saya sedang "duka"..padahal..berita tentan Aisha sama sekali tidak saya informasikan kepada mereka..
Setidaknya..saat itu saya merasa 'sedikit' tenang...

Di hari saya kehilangan Aisha..
Saya tau..banyak bisik-bisik yang beredar di kalangan keluarga dan kerabat kami tentang penyebab kepergiannya..tapi saya berusaha untuk tidak ingin tau dan tidak ingin dengar..
mereka bilang karena kehausan..tapi firasat saya tidak seperti itu...dan tim dokter pun tidak menyimpulkan hal itu...
Kemudian saya berusaha untuk ikhlas.. walau jujur hati saya selalu menangis mengingatnya..

Di hari saya kehilangan Aisha..
Saya bisa mendengar dengan jelas kemarahan seluruh keluarga saya kepada dokter anak yang menangani triplets..
Saya bisa mendengar dengan jelas teriakan kemarahan keluraga di depan pintu kamar perawatan saya ketika dokter datang..
tapi saat itu saya hanya diam..bahkan saya menangis..menutup telinga..dan meminta seluruh keluarga untuk berhenti menyalahkan sang dokter, berhenti marah kepada sang dokter...
Mungkin..saya yang bisa lebih marah dan menyalahkan dokter, lebih teriak meluapkan emosi dan kesedihan saya..tapi saya tidak melakukannya..saat itu saya hanya meminta ke suster untuk tidak mempertemukan saya dengan sang dokter dulu..bukan karena saya marah..tapi saya butuh sedikit waktu untuk menenangkan diri ..
Mungkin..jika saat itu saya tidak bisa mengontrol diri..saya pasti akan bersikap sama seperi keluarga besar saya saat beretemu dengan sang dokter..tapi saya selalu teringat pesan ayah.. "kematian adalah Rahasia Allah SWT.." Ayah selalu mengingatkan saya untuk tidak bertanya "kenapa" saat mendengar berita kematian..karena hidup dan mati adalah rahasia Allah SWT.., Ayah juga selalu mengingatkan untuk tidak menyalahkan atas kedukaan karena kehilangan seseorang... Hal itu yang terus coba untuk saya tanamkan dalam pikiran saya..agar bisa mengontrol pikiran dan perasaan saya..agar sedikit lebih tenang..dan kondisi psikis saya tetap stabil..tidak baby blues...

Hari-hari setelah saya kehilangan Aisha..
walau masih banyak yang terus mengatakan ini dan itu..mengebu-gebu emosinya karena berita saya kehilangan  seorang bayi triplets saya.., walau masih banyak yang cerita marah kepada dokter, walau masih banyak yang bilang kenapa saya tidak menuntut sang dokter..saya hanya diam dan tersenyum ..
Mungkin..apa yang mereka rasakan..kemarahan yang mereka rasakan..jauhhhhhhh lebih dalam yang saya rasakan..tapi saya memilih unuk menyimpannya dalam-dalam..saya berusaha untuk terus belajar Ikhlas..insya Allah Aisha ada di tempat yang terbaik .

Kadang saya menangis dalam malam sebelum tidur..atau ketika melihat foto-foto Aisha..
Kadang hati saya masih sakit ketika mengingat hari saya kehilangan anak cantikku ..
tapi saya berusaha untuk terus kuat..terus berusaha belajar ikhlas..menyembuhkan luka hati seiiring proses waktu..semua yang saya rasakan saya simpan jauh di dalam hati saya,,biar saya simpan sendiri..karena sesedih-sedihnya, dan seterlukanya yang merasakan kehilangan Aisha... Saya adalah orang yang jauh paling sedih dan terluka..berserah diri kepada Allah SWT, memohon ketenangan dan kelapangan Hati menghadapi kehilangan ini..adalah hal yang meguatkan saya..karena saya percaya Allah SWT adalah sebaik-baik perencana..Aminnn..



my love Aisha ..

Jumat, 20 Juli 2018

"Budayakan mendoakan.."

Akhir-akhir ini sering liat status tmn2 yang masih berjuang menanti rezeki Allah..
ketika mereka cerita atau kadang sekedar melampiaskan unek-unek mereka di status..bagaimana orang-orang yang terus bertanya..tanpa memikirkan perasaan yang ditanya..
kadang suka ikut sedih..dan jadi flashback..
I've been there.. 
saya pernah merasakannya..
Kita mungkin terlihat hanya tersenyum..atau mencoba menimpali dengan candaan..tapi sebenarnya dalam hati sedih rasanya.. 

Masih teringat jelas di kenangan saya ketika saya ditanya oleh suami sepupu sy.. ;
"Kenapa belum hamil2??"
Yang sy jawab sepertia biasa ; "belum diberi rezeki sm Allah"
Dan sy mendapat jawaban yang membuat saya heran dan tidak habis pkir ; "bukan masalah rezekinya..berusaha jko kah??" (<- in mks dialek...in indonesia baku -> 'bukan masalah rezekinya..kamu berusaha tidak?')
Saat itu saya hanya tersenyum..tapi hati saya terhenyak dapat pertanyaan seperti itu.. 
rasanya usaha yang kami lakukan tidak perlu kami ceritakan kemana-mana.. cukuplah kami (sy dan suami) dan Allah SWT yang mengetahui..karena Allah sebaik-baiknya penolong.. 
Jujur..sejak saat itu..I lost all my respect to him..
Awalny sy sangat menghargai dia..apalagi posisinya sebagai seorang dosen di universitas islam..tapi dengan pertanyaanya itu..tidak ada lagi respect sy ke beliau (sorry to say..)
Mungkin seharusnya dia mengerti dan memahami jawaban saya..rezeki dari Allah..tapi ternyata..apa yang kita pahami dan mengerti belum tentu juga di pahami oleh orang lain..

Intinya..mereka tidak akan pernah berhenti bertanya.. karena mungkin mereka tidak pernah ada di posisi kita.. 
tetapi setidaknya..mari kita saling menghargai.. 
gantilah kalimat tanya kalian dengan sebuah doa.. 
itu jauhh lebih menenangkan di dengar untuk semua yg sedang menanti rezeki..




Ketika sy sudah lahiran pun sebenarnya masih saja ada pertanyaan dan penyataan yang membuat hati terasa jadi beku.. 
saya ingat pernah ada celetukan "enaknya rani..lama baru hamil..pas hamil langsung triplets" yang ditimpali dengan celetukan lainnya "dia kan program hamil".. 
duhhhhh..nyess rasanyaa..apalagi sy dengarnya waktu itu masih terbaring di tempat tidur belum boleh bangun karena baruuu saja semalam operasi lahiran triplets.. 

Kami yg mengikuti program hamil juga ingin seperi kalian..yang tanpa harus promil sanasini bisa langsung hamil..diamanahkan rezeki dari Allah SWT.. 
tapi ini cara kami berusaha..
Kami berusaha untuk menjemput rezeki Allah..dengan ikhtiar dan doa2 kami.. 
Semua sudah ada jalannya masing-masing..

Mari saling menghargai.. 
Berhenti menjadi 'reporter' untuk hidup yang orang lain jalani..
Mari saling mendoakan.. 
Doa sesama ummat manusia..mendoakan yang terbaik untuk saudaranya..



PS :
..untuk teman2 yang masih berjuang menanti rezeki terindah dari Allah SWT..tetap semangat.. 
doa ku selalu untuk kalian :* 






Btw.. 
long time no see blog.. hehe..
Masih belum bisa realisasi untuk rajin update.. :D


Selasa, 26 September 2017

Doa dan Ikhtiar ..

Abis lahiran kemarin..ada satu pernyataan yang kadang bikin saya 'agak sedikit' sensi dengarnya..entah itu bawaan baby blues yang memang gampang sensitif..atau gimana.. yang jelas tiap liat atau ditanya itu bawaannya agak sensi aja pokoknya..hahaha..

''Program kembar memang kah??"
atau yang paling malas dengar adalah..
''Bayi tabung yah?"
Program??..iya..program kehamilan biasa..tapi bukan kembar..
Alhamdulillah semua adalah rezeki Alah SWT..
Bayi tabung??..untuk mengikuti program ini mungkin saya dan suami masih harus menabung dulu..Alhamdulillah saya yakin dengan kekuatan doa..yang dibarengi Ikhtiar..

Hampir sebagian besar yang mendengar kabar saya lahiran triplets pasti mengajukan pertanyaan yang sama..even sebagian keluarga saya.. 
Mungkin juga karena saya masih lelah abis lahiran..masih belajar untuk bergerak dengan perih-perih luka bekas sc..dan tiap buka chat atau sosmed..masih saja ada yang menanyakan hal yang sama..jadilah lama kelamaan agak sensi tiap dengar pertanyaan yang berulang terus-menerus..(harap maklum yah..buibu abis lahiran sensitippp :D)

Bagi saya..Hamil triplets adalah Anugerah Terindah dari Allah SWT..
Rezeki yang diberikan olehNya..jawaban atas doa-doa saya(Alhamdulillah).. 
Dan juga..hasil dari usaha saya selama ini...
Usaha-usaha yang sudah saya mulai di bulan-bulan awal pernikahan kami..

Semua cerita tentang ikhtiar saya selama ini sudah saya tulis kan di part 'a journey to be' ..
Tidak banyak yang tau..karena bagi saya..menceritakan kepada Allah SWT..jauh membuat saya lebih tenang..
Tidak jarang saya mendengar suara sumbang dari keluarga..yang bertanya mengapa tidak mencoba cara ini dan itu..yang hanya saya tanggapi dengan senyuman..
Bagi saya..tidak perlu saya menceritakan panjang lebar apa yang saya lalui dan saya usahakan..cukuplah hanya Allah SWT..saya dan suami.. Cukuplah doakan kami.. 

Semangat Up and Down pasti saya rasakan..Tapi saya tidak ingin down terlalu lama..saya menyemangati diri saya sendiri..untuk terus berdoa dan berusaha..Allah Maha Baik..Maha mengetahui yang terbaik untuk Ummatnya..

Resign..menurut saya menjadi salah satu usaha saya..walau untuk memutuskannya sangat berat..tapi Alhamdulillah.. Insya Allah saya tidak menyesal (rindu suasana dan teman2nya iyaa..hehehe).. Everything happen for a reason.. dan keputusan saya untuk resign saat itu pun punya alasan yang sambung menyambung...iyaa..yang awalnya alasannya karena ingin ikut suami (walau in case masih sering di makassar..hehe)..sampai akhirnya ketika hamil ternyata hamil triplets..yang butuh banyak istirahat..dan setelah lahiran..mengurus my multiple sendiri..walaupun tidak saya pungkiri..saya masih berusaha untuk mencari kerja di tempat  lain, yang bisa dekat dengan suami..tapii..setahun belakangan sebelum hamil..saya mulai mengendurkan keinganan saya untuk berusaha cari kerja dulu..saya sadar..saya harus fokus pada satu usaha dulu..saya harus memilih mana yang ingin saya prioritaskan..dan dalam hati saya..keinginan untuk hamil dan memiliki anak lah yang paling kuat..

Saya mulai untuk semakin konsisten dengan usaha-usaha promil saya..walau dalam keadaan semangat lagi down.. saya berusaha meyakinkan diri sendiri...berdoa dan beriktiar..insya Allah akan mendapat hasil yang terbaik..
Saya mulai untuk hidup "lebih" sehat..kalaupun yang diharapkan belum terwujud..setidaknya..badan makin segar dan makin sehat..
Saya konsisten untuk olahraga..minimal dalam seminggu tiga kali aerobik atau yoga dirumah..suami saya rutin untuk running (karena hobinya juga sih..)
Saya juga konsisten untuk minim jus 3diva tiap pagi..yang saya siasati dengan campur yogurt..karena duluu sempat malas minum karena sepatt (even sudah pake madu)..
Menghindari segala pantangan untuk pcos juga mulai saya perketat (walau tetap cheating dikit-dikit..heheh)..saya berusaha tidak makan ayam potong..bahkan makan mie titi..request khusus tidak pake ayam..kalaupun terlanjur..dipisah-pisah sendiri ayamnya baru makan, sedangkan untuk junkfood ayam..karena dulu sangat menghindari..sampai hari ini..saya lupa kapan terakhir kali mkan kaepci..hehehe.. Saya juga berusaha sebisa mungkin tidak makan produk kedelai dan turunannya (makan bakso cuma pake sambel -,-) tiap belanja kebutuhan makanan..liat ingredientnya dulu..kalau ada kedelainya..skip!..saya juga makan nasi beras merah (kalo di plp sih inii..kalau di mks jarangg..)..dan kalau masak juga sudah menjauh dari bumbu masak berMSG..pakai garam dan gula secukupnyaa bangett (Alhamdulillah suami juga suka..)..mengurangi yang manis-manis..apalagi minuman manis..jadinya..tiap keluar sama teman-teman sekedar nongkrong..saya pesannya cuma air mineral (irit yah..hahaha..irit-irit sehatlahh :D) .. 
Saya juga mulai mengurangi untuk menyetir sendiri kesana kemari ..pernah baca satu artikel dan katanya nyetir juga punya sedikit pengaruh untuk promil (walaupun mobilnya matic) kalau lagi di plp saya memang jarang nyetir sendiri..yang agak susah kalo lagi di makassar..karena kadang keinginan untuk jalan-jalan tak bisa dibendung (hahahahahaa).. untung punya sahabat-sahabat yang baik hati :D ..kalo alibi lagi malas nyetir karena takut pulang malam..biasanya dijemput sih hehehe..

Semua usaha yang saya lakukan saat itu..insya Allah ikhlas..
Doa yang diharapkan terkabulkan "Alhamdulillah".. dan kalau pun saat itu belum terwujud..setidaknya..hidup jadi lebih sehat..

Doa yang diiringi dengan usaha yang sungguh-sungguh insya Allah akan mendapat hasil yang terbaik..
"Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui yang terbaik untuk hambanya.."







.rani
Sept'17




Kamis, 24 Agustus 2017

Kehilangan Aisha ...

Ini mungkin adalah bagian terberat untuk saya tulis...
setiap mengingatnya..masih terasa dengan jelas perasaan pada saat hari kejadian..
Ini mungkin tulisan pertama bagaimana detailnya yang saya rasakan..dan juga sekaligus ini adalah tulisan kerinduan untuk malaikat kecilku..

Saya memang sudah menuliskan tentang hal ini agak singkat di caption instagram..hanya untuk teman-teman dapat membaca apa yang terjadi..tanpa harus bertanya langsung kepada saya..
saya tidak ingin mendengarkan pertanyaan saat itu..pertanyaan yang saya sendiri juga tidak tau jawabannya..dan terlebih lagi..setiap kali saya ditanya..pasti akan terus flashback pada kejadian itu..and it really hurts..

Awalnya..saya sama sekali tidak memberi kabar kepada siapapun diluar keluarga saya tentang Aisha..saya terlalu binggung..terlalu sakit..terlalu hancur saat itu..
Keluarga besar semua berkumpul dan menemani..bergantian menguatkan saya..saat itu kadang saya berharap itu hanya mimpi..atau..saya bisa kembali ke beberapa jam sebelumnya..

Hari itu semua berlangsung normal..saya tidak sabar untuk cepat-cepat besok paginya..karena suami saya datang..
Sehari setelah lahiran suami balik ke palopo untuk mengambil kerjaannya dan sekalian izin cuti..maklum ini adalah akhir tahun yang sangat sibuk..
Aisha hari itu memang sedikit agak diam..malamnya..tidak terlalu menangis..bobonya nyenyak..setelah pampersnya diganti..jam 3 dini hari..Aisha sempat menangis..lalu dia dibaringkan disebelah saya...sekalian untuk nenen..dia tidur disamping saya sampai subuh..dan gantian dengan abangnya..
jam 6 pagi triplet satu persatu diambil suster untuk mandi..mereka lumayan anteng sampai jam 8an..
satu persatu nangis..bergantian saya ambil untuk nenen..terakhir saya ambil abang..cuma sebentaran dia sudah lepas.. Mereka punya ciri khas nenen sendiri-sendiri..si kakak..sekali nenen..kadang lupa sodara..tidak mau berhenti..hehe..abang nenen secukupnya..sedangkan Aisha yang paling pintar nenen..
setelah abang lepas nen..saya ambil Aisha seingat saya saat itu jam 9 pagi, setelah dia nen..saya tetap menggendongnya..skin to skin..setelah itu tetap menggendong dia yang tertidur..Aisha yang memang paling sering saya gendong..mengingat BB nya yang paling kecil dan selalu diingatkan untuk didekap lembut agar hangat...
Aisha terus saya gendong sampai jam setengah 12an..kakak-kakaknya mulai cranky..bergantian saya gendong dan cek.. Pagi itu..ibu saya pulang kerumah sebentaran untuk mengambil pakaian bersih, tante yang biasa menemani juga pulang istirahat..saat itu saya ditemani tante saya yang lain dan sepupu saya..
jam 12an saya gendong kakaknya..dan terakhir abang karena paling rewel.. Aisha dan kakak digendong tante saya, dan sodara dari nenek saya yang kebetulan datang menjenguk..
kakak masih terus menangis..sedangkan Aisha sudah agak tenang, tante simpan kembali ke boxnya..saya terus gendong abang karena agak rewel..kakak juga demikian..ditenangkan sama tante saya...dari situ saya mulai agak aneh sama Aisha yang (terlalu) tenang..perasaan mulai tidak karuan..dan............(detail on ''penantian yang berharga'') semuanya berlangsung sangat cepat setelah itu..seperti mimpi...mimpi yang tidak pernah saya harapkan.

Sampai hari ini..saya tetap tidak mengetahui penjelasan medis yang menyebabkan saya kehilangan Aisha untuk selamanya..

Hari itu sesaat setelah saya diberitahukan kalau Aisha telah pergi untuk selamanya..saya mencoba untuk bertanya ke suster, bidan, dan dokter yang bertugas saat itu..tapi yang saya dapatkan hanyalah penjelasan teori..dan diminta untuk ikut rapat bersama seluruh dokter..
Rapat yang tidak saya ikuti..karena saya sudah sangat tidak sanggup..

Hari itu..saya hanya ingin mendengar penjelasan medisnya..hanya itu..saya tidak menyalahkan siapapun sampai saya kehilangan Aisha..tidak juga menyalahkan dokter spesialis anak yang menangani triplets..walau saya tau..seluruh keluarga marah besar ke dokter tersebut, saya bisa mendengar teriakan kemarahan mereka didepan kamar..ketika dsa triplets datang dan ingin bertemu dengan saya hari itu...

Hari itu..setelah kejadian itu..saya tidak bertemu dengan dsa triplets..atas permintaan saya ke suster..sebelumnya..suster bertanya apakah tetap ingin melanjutkan perawatan dengan dokter...atau tidak dan ingin ganti dsa lain..tapi saya bilang tetap saja..hanya untuk saat ini saya tidak ingin bertemu dengan dokter..
Saya tidak marah atau menyalahkannya sampai saya kehilangan Aisha..karena saya selalu ingat ajaran ayah saya..jangan pernah menyalahkan siapapun tentang ajal..semua hanya titipan yang bisa kapan saja diambil kembali oleh-Nya..
Saya hanya tidak sanggup untuk bertemu dengan dsa triplets..tidak sanggup ketika saya harus diminta bercerita saat terakhir Aisha..sampai saya memanggil suster karena Aisha telihat pucat..sama tidak sanggupnya untuk bercerita kepada setiap orang yang akan bertanya 'kenapa?' jika mereka tau saya telah kehilangan Aisha untuk selamanya..
Saya terlalu binggung hari itu..rasanya tidak ingin bertemu dengan siapa pun..kamar RS ramai keluarga..tapi saya minta tirai dibagian tempat tidur saya di tutup..dan saya hanya ditemani sepupu-sepupu yang bergantian duduk disamping saya..
sahabat-sahabat saya pun sama sekali tidak ada yang saya kabari mengenai hal ini..saya benar-benar tidak sanggup untuk menyampaikannya..sesak rasanya untuk menuliskan kabar itu..kecuali sahabat-sahabat kuliah saya..mereka tau dari dokter anestesi yang berteman dengan salah satu sahabat saya..pun mereka sama sekali tidak bertanya kebenarannya..mereka langsung datang ke RS..menemani sampai malam...
saya baru berani memberi kabar ke sahabat saya yang lainnya dini hari..ketika suami saya telah sampai..dengan sedikit kekuatan menuliskan kabar dan ringkas kronologi kejadian hari itu..
saya bersyukur punya sahabat-sahabat yang mengerti dan pengertian..mereka sama sekali tidak ada yang bertanya ''kenapa?'' seperti yang saya inginkan...(thanks guys..)
Saya tidak menyalahkan siapa pun atas kepergian Aisha..saya harus ikhlas..
Kalau seluruh keluarga marah besar..dan berkata ''seandainya..seandainya.'' mungkin saya yang harus lebih marah..saya yang harus berteriak..saya merasakan Aisha didalam kandungan saya bergerak lincah..saya berjuang untuk dia..dan saya harus menghadapi kenyataan kehilangan dia hanya beberapa hari setelah dia lahir..tapi saya berusaha untuk ikhlas..Insya Allah..

Hari itu..28desember'16..saya kehilangan Aisha..dihari ketiga setelah kelahirannya..
Malaikat kecil ku yang cantik..yang Insya Allah akan jadi penolong kedua orangtuanya kelak..Amin..seperti arti namanya..
''Aisha Zalfasya : Penolong kehidupan yang riang gembira, penuh energi, sehat dan baik, yang berkilau kemuliaan'' 
Aisha memang riang..dari suara tangisannya yang paling kencang diantara dua kakaknya..
Aisha penuh energi..teringat kata dokter sesaat setelah lahir..Aisha yang paling lincah dan aktif gerakannya..
Aisha sehat dan baik..iya..setelah Aisha lahir..keputusan dokter pun mantap tidak ada yang butuh nicu..karena semua sehat dan baik..
Aisha berkilau kemuliaan.. tidur panjang untuk selamanya dengan tenang..dengan cahaya kemuliaan dari Allah SWT (Amiin..)
Aisha penolong kehidupan.. Yang insya Allah akan menjemput kedua orangtuanya kelak di pintu surga-Nya...(Amiin)

Rest in Love there my dear Aisha..
Bermainlah disana dengan tenang..ditempat terindah di sisi Allah SWT..
Ayah, Ibu, kakak Aisy, dan Abang Aisar selalu sayang dan merindukanmu..


Aisha..always live in our heart..


rani.
agustus'17



Rabu, 31 Mei 2017

Delivery Triplets...

Manusia boleh berencana..Tuhan yang menentukan dan mengatur segalanya..
Sama seperti lahiran triplets...
Semuanya sudah saya prepare untuk januari..
Terakhir konsul (17desember)..dokter bilang sudah bisa dibantu bersalin pertengahan januari nanti..
Saya sudah liat-liat tanggal cantik..karena memang bisanya lahiran caesar.. tapi ternyata triplets mau keluar lebih cepat..mau ketemu keluarga besar yang lagi kumpul di makassar..tidak mau buat Ibunya panik..jadi lahiran pas Ayahnya ada di makassar..sesuai dengan doa Ibu..dan pas longweekend..
Rencana Allah SWT..memang selalu yang terbaikšŸ–¤

34-35 weeks pregnancy..

22-23desember16..
Dua malam perut selalu mules..saya pikirnya sembelit datang lagi seperti waktu hamil semester kedua..tapi sempat juga search di internet ciri-ciri kontraksi palsu..dan memang agak mirip..jadi saya sebisa mungkin beristirahat..baring aja terus di tempat tidur..Saya juga tidak bertanya ke dokter (biasanya komunikasi via wa) karena perasaan masih yakin kalo masih aman..kontraksi palsu harus istirahat banyak.. 
saya masih optimis lahiran di minggu ke 36 ato ke 37 (untuk hamil multiple memang jadwalnya sering lebih cepat)..besok juga suami datang karena longweekend..jadinya kalo ada apa-apa ada yang menemani.. 

24desember16.. 
Mules masih datang dan pergi..masih mengira kalo saya sembelit juga..karena memang belum bab..dan saya takut ngeden..karena memang hamil besar tidak dianjurkan ngeden... 
siangnya sudah agak enakan..ajak suami keluar...dari minggu lalu mauuu banget makan suki..sekalian mau ke toko baby..masih ada sedikit perlengkapan yang belum lengkap terbeli.. 
karena longweekend pasti macet..jadinya makan sukinya di resto dekat rumah..diturunkan suami pas depan pintunya dan dia cari parkir..maklum saya memang sudah tidak sanggup jalan lama-lama..
Pas selesai makan..sempat mules lagi..sampai agak keringat dingin..nah disini merasa 'duhh mungkin sudah mau buang air'..tapiii tidak berapa lama mulesnya hilang..jadinya bilang sama suami belanja sisa perlengkapan di toko baby dekat rumah aja..biar langsung pulang..tapi sampai selesai belanja dan sampe rumah mulesnya berkurang..sempat mules lagi setelah makan malam..tapi cuma sebentaran..setelah baring-baring sudah tidak terlalu mules.. 

25desember16..
Like every sunday..Suami keluar lari pagi sama komunitasnya..pulangnya saya sempat nitip cemilan.. 
Dari pagi kembali mules lagi..tapi ini benar-benar sudah seperti mau (maaf) bab..Dua kali bolakbalik masuk toilet..tetap tidak bisa..rasanya sama persis kayak waktu sembelit di bulan keenam..sudah minum yakult..minum juice buah tetap tidak bisa..jadi tidak nyaman..ngapa-ngapain.bahkan makan pun tidak tenang (hahaha)..sama sekali takut buat ngeden juga..jadinya kalo mules baring aja di tempat tidur..kalo mules banget baru coba ke toilet lagi.. 
Jam 2an siang..makan siang..abis makan mules lagi..dan pas ke toilet..langsung lancarr..jadi agak lega sedikit..ibu saya bilang..mungkin memamg mau di pancing masukkan makanan..karena memang sejak pagi cuma bisa makan sedikit karena muless..Abis makan siang istirahat jadi enak..baring-baring sambil nonton..
Jam setengah 4..ke toilet mau buang air kecil sekalian wudhu buat sholat ashar..abis itu mau baring-baring lagi..pas naik ke tempat tidur..baru mau baring..kok rasanya saya seperti pipis di celana..dan betul celana saya basah..jadi masuk ke toilet ganti cd..balik mau baring di tempat tidur..keluar air lagi..pikirnya mungkin tadi terlalu cepat bersih-bersih ganti cd..pas ketiga kalinya begitu..perasaan saya mulai tidak enak..apalagi sudah merasa ini bukan air kencing..trus mengalir dan ada setitik warna merah seperti darah...jadinya search di internet (ibuk-ibuk searching banget yaa saya..hahaha) "ciri-ciri pecah ketuban" daaaaaannnn..semua yang saya rasakan hampir sama..sempat binggung mau ngapain..saya bangunkan suami yang lagi tidur siang..cuma bilang ada air yang keluar terus..sudah ganti cd 5kali..sama suami diminta wa dokter lenny..seperti yang beliau pernah bilang kalo ada apa-apa langsung hubungi..dan bilang dari bumil triplet.. 
Hubungi dokter lenny antara segan dengan tidak..why??soalnya ini hari natal..dan beliau merayakan..tapi keadaan urgent..
Wa saya di balasnya agak lama..jadi langsung telepon saja..takut kenapa-kenapa..dan pas telepon dokter langsung bilang "itu pecah ketuban..langsung ke rumah sakit sekarang..kita ketemu disana" Deg! Binggung mau ngapain langsung ganti baju saja..tidak bawa barang sama sekali..belum packing..rencananya hari ini baru mau nyicil packing..baru siapkan tasnya tadi siang..ehh sore ini udah harus ke rs.. 
Pas mau berangkat ke rs..pas kakak dari mamuju baru tiba..kakak sm ibu tanya mau kemana..tiba-tiba keluar kamar sudah rapi..saya jawab dengan santai mau ke siloam dulu..soalnya ada air yang keluar..kakak ipar mukanya jadi agak panik..saya sempat dengar dia bilang.."lho..itu mau lahiran kayaknya"..  saya sama sekali belum kepikiran mau lahiran hari itu..karena selain air yang terus merembes..saya gak rasa sakit sama sekali..jadi ke rs sore itu cuma bawa diri..hehehe..lagian sempat ingat kata teman yang sudah dua kali lahiran di siloam..katanya..gak usah bawa barang banyak..karena disana pake baju pasien..baby pun sudah disediakan bajuny..pembalut bersalin sampai korset abis lahiran juga ada.. 
Jam setengah 5 berangkat ke siloam..sempat dapat macet..depan mall sejuta umat dekat rumah(hehehe) maklum..long weekend pasti rame..(gak longweekend aja itu mall ramee).. sepanjang jalan suami terus nanya..gimana yang saya rasa..alhamdulillah saya masih tidak merasa sakit sama sekali..cuma minta sama suami jangan lewat jalan berlubang..soalnya kalo ada guncangan..air yang keluar terasa banyaak.. 
Jam setengah 6 sampai di siloam..baru mau masuk rs..telepon dokter..saya harus kemana..katanya langsung ke emergency aja..bilang pasiennya dokter lenny..nanti dokter datang..karena cuma berdua..dan kebiasaan datang turunnya di lobi rs..jadinya dalam keadaan itu..saya turun di lobi..cuma minta kursi roda sama security..karena sudah di wanti-wanti dokter jangan banyak jalan..jadinya saya duduk di kursi roda dekat pintu lobi tunggu suami saya cari parkiran..sempat ditanya sama security..mau didorong ke emergency atau tunggu suami..saya bilang sekalian tunggu suami aja..
Di emergency..ketemu suster dan dokter jaga..ditanya kenapa..saya binggung jawabnya..cuma bilang keluar air terus..disuruh kesini sama dokter lenny..pesannya nanti dari emergency yang telepon dokter..
Dokter jaga sempat tanya "sudah mau partus kah bu?".. saya jawabnya "nda tau.." yaa emang gak tau karena belum waktunya..sempat dua menitan menunggu..depan meja emergency..suster sm dokternya masih mondar mandir kiri kanan sambil nelepon ..tapi saya mulai agak kesakitan dan pengen baring..karena sudah mulai gak tahan saya bilang lagi.."tadi saya sudah telepon dr lenny..disuruh kesini.. saya pasiennya yang hamil triplets" daann..pas saya bilang hamil triplets..suster sama dokter agak kaget..dan buru-buru minta saya baring di tempat tidur emergency..
Setelah baring..saya mulai merasa sakit yang datang dan pergi..sebelum dokter datang..di periksa sama bidan dulu..saya perhatika ekspresi bidan agak kaget..pas ditanya sama dokter emergency..saya sempat dengar..bidannya bilang..saya sudah mulai kontraksi teratur.. Deg! Sepertinya saya memang sudah mau lahiran hari ini(telat nyadar yak..hehehe)..setelah itu memang sakit yang saya rasakan mulai datang dan pergi beberapa menit.. karena kontraksi itu juga..pas ditensi..tekanan darah saya agak tinggi..sama suster di cek darah..dan minta sampel urin..saya binggung dong mau kasi urin dimana..suster bilang disebelah tempat tidur saya ada toilet..duhh..sejujurnya perut saya sudah saaakiit gak sanggup berdiri..tapi dibantu sama suami dan suster..ehh..baru masuk toilet mau (maaf) BAK..pintu saya digedor..ternyata dokter lenny..beliau kaget karena saya turun dari tempat tidur..disuruh hati-hati..jadi saya bilang..''diminta sampel urin dok''..dan setelah itu..saya dengar  dokter nasehatin suster "ibunya sudah mau lahiran kenapa disuruh jalan".. 
Di periksa sama dokter..cek keadaaan triplets..dengar denyut jantungnya..alhamdulillah semuanya baik..dan hasilnya harus operasi malam ini..tapi berhubung ruangan nicu siloam penuh..harus menunggu konfirmasi dari beberapa rs yang nicu nya available.. kenapa harus tunggu konfirmasi ruangan nicu?. Karena saya lahiran lebih cepat dari waktunya..dan kondisi hamil triplets..jadi harus ready nicu..kalo memang dibutuhkan untuk masuk nicu..ruangannya sudah ada.. akhirnya didapatkan 1 ruang nicu di rsb.sentosa, 1 di rsb.cathrine booth, dan 1 di rs.awal bross..susah untuk dapat ruangan nicu yang ready 3 dalam satu rs.. di siloam saja nicu hanya ada 3 dan itu penuh..coba untuk hubungi rs.wahidin sudirohusudo..disana juga penuh..padahal katanya disana ruang nicu nya ada 10.. Dengan kondisi seperti itu..dokter minta sudah siapkan keluarga yang akan standby di beberapa rs yang nicunya ready untuk menjaga baby-baby nya (kalau memang keadaanya harus masuk nicu) plus untuk menjaga ibu di siloam..karena untuk dirujuk ke salah satu rs yang nicu nya ready sepertinya akan beresiko untuk ibu...bagi saya dan suami apapun hal yang terbaik lakukan saja, yang jelas semua sehat dan selamat (Amin)..
Setelah disepakati semuanya..akhirnya dokter putuskan akan sc jam 10 malam nanti..menunggu semua dokter yang harus ada diruang operasi lengkap (dr.anak dan dr.anastesi) tapi sebelumnya dokter mau periksa dalam dulu.....daaaaannn..saat dokter periksa..wajahnya langsung agak panik..dan bilang tidak bisa operasi jam 10..harus saat ini juga..karena posisi bayi sudah dibawah dan pembukaan saya sudah lengkap...wahhh..pantass aja saya kesakitan yang waktunya mulai bertahap.. kata dokter..seandainya saya hamil satu bayi atau twins..dokter akan bantu bersalin dengan normal..karena semuanya baik, pembukaan lengkap, dan posisi bayi sudah dibawah...tapi untuk triplets..melahirkan normal agak beresiko.. saya di wanti-wanti dokter jangan mengeden sama sekali kalo kesakitan..sekali ngeden bisa langsung keluar bayinya katanya..
Seingat saya..jam setengah 8 saya ada diruangan persiapan operasi..menunggu persiapan operasi, dan menunggu dokter lainnya serta bidan datang..  perasaan saya campur aduk, kesakitan dan deg-degan mau operasi..dalam hati terus berdoa dan melafalkan "La hawla wala quwwata illa billah".. semuanya beralangsung begitu cepat..tau-tau..tempat tidur saya sudah di dorong ke ruang operasi..dan suami saya diminta menunggu diluar..makin deg-degan..setelah itu rasanya waktu berjalan begitu cepat..sambil terus berdoa dalam hati..persiapan operasi..seluruh dokter dan bidan kumpul..berdoa, mulai di bius lokal..sampai pada saat perut mulai terasa seperti agak diguncang-guncangkan..dokter anastesi disebelah kanan dan suster disebelah kiri yang terus memegang kedua tangan saya..dan terus menuntun untuk berdoa..dan..tidak lama setelah dokter anastesi "berdoa bu..bismillah".........Alhamdulilllah saya mendengar tangisan peratama dari sang kakak..terharu rasanya..setelah itu selang semenit saya mendengar tangisan abang,, dan sang adek semenit berikutnya.. dokter, bidan dan suster turut bersuka cita..malah mereka sempat mengabadikan foto dengan triplets...
setelah di cek oleh dokter anak..alhamdulillah kata dokter tidak butuh nicu..hanya diminta nantinya kamar rawat jangan terlalu dingin..malah tidak pakai ac kalau bisa..
Alhamdulillah semuanya dimudahkan Allah SWT..tidak hentinya mengucap syukur..walau masih feel amaze..dari yang pagi tidak kepikiran apa-apa..malamnya sudah berubah status jadi 'ibu'..Alhamdulillah..Alhamdulillah ya Allah ..



Welcome Our Love ...
Aisy Zahsy Insan
1,8 Kg-39 cm

Aisar Zaeem Insan
2 Kg-41 cm

Aisha Zalfaasya Insan
1,5 Kg-37 cm
Alhamdulillah mereka lahir dengan sehat..berat badan memang masih termasuk kecil..tapi karena kelincahan gerak mereka dan dokter memeriksa mereka kuat..jadi tidak membutuhkan nicu..hanya rooming in baru keesokan paginya..malam setelah delivery..triplets masih di ruang baby..toh juga saya masuk ke kamar perawatan jam 1 dini hari..kelamaan menunggu di ruang pemulihan operasi..hehehe..

Everything is oke...
Diwanti-wanti sm dokter lenny agak sabar kalo mesti agak lama di rs..sekalian nunggu triplets makin kuat dan bb nya agak naik..dokter anak juga demikian..katanya mungkin agak sedikit lama karena triplets masih dalam pengawasan..Alhamdulillah asuransi kantor suami menanggung hampir 80%..jadinya tetap mengikuti saran dokter saja untuk tidak terburu-buru pulang..saya juga memang masih ingin banyak bertanya dan benar-benar memastikan semua keadaan triplets..
dokter lenny sempat bilang saya tidak akan sampai tahun baru di rs..paling tidak sebelum tahun baru saya sudah bisa pulang..tapi ternyata lagi-lagi manusia hanya bisa berencana...
kenyataannya..saya di rs dua minggu..bertahun baru di rs...dengan perasaan yang masih tidak stabil...karena kejadian beberapa hari setelah lahiran..dan beberapa hari sebelum tahun baru......


rani.
'mei'17