About me

Foto saya
i just want to live a life without worries, where i can be me without fear of being judge.. i want to let go of the past, live the present, and dream of the future...

Jumat, 21 September 2018

In my deepest heart (after Losing Aisha..)

Lama sy menyimpan ini...
Apa yang sebenarnya saya rasakan..apa yang saya pikirkan..apa yang berkecamuk dalam dada..saat setelah saya kehilangan Aisha..

Di hari saya kehilangan Aisha..
Saat itu terasa sangat hampa..dan sangat hancur..
tetapi saya hanya diam..
Masih teringat dengan jelas ketika kamar perawatan saya ramai dengan seluruh keluarga,,dan saya memilih untuk duduk diam di atas tempat tidur,,dengan tirai yang menutupi..saat itu ramai,,tapi hati saya tidak,.
Saya hanya meminta kepada beberapa saudara sepupu untuk menemani saya disamping tempat tidur..walau hanya diam..tapi setidaknya saya merasa ada yang menemani..
Kemudian sahabat-sahabat saya datang..menguatkan..dan mencoba melawak seperti biasanya..
saya bersyukur memiliki mereka..yang ada bukan hanya disaat saya "suka"..lebih dari itu,,justru mereka berkumpul komplit saat saya sedang "duka"..padahal..berita tentan Aisha sama sekali tidak saya informasikan kepada mereka..
Setidaknya..saat itu saya merasa 'sedikit' tenang...

Di hari saya kehilangan Aisha..
Saya tau..banyak bisik-bisik yang beredar di kalangan keluarga dan kerabat kami tentang penyebab kepergiannya..tapi saya berusaha untuk tidak ingin tau dan tidak ingin dengar..
mereka bilang karena kehausan..tapi firasat saya tidak seperti itu...dan tim dokter pun tidak menyimpulkan hal itu...
Kemudian saya berusaha untuk ikhlas.. walau jujur hati saya selalu menangis mengingatnya..

Di hari saya kehilangan Aisha..
Saya bisa mendengar dengan jelas kemarahan seluruh keluarga saya kepada dokter anak yang menangani triplets..
Saya bisa mendengar dengan jelas teriakan kemarahan keluraga di depan pintu kamar perawatan saya ketika dokter datang..
tapi saat itu saya hanya diam..bahkan saya menangis..menutup telinga..dan meminta seluruh keluarga untuk berhenti menyalahkan sang dokter, berhenti marah kepada sang dokter...
Mungkin..saya yang bisa lebih marah dan menyalahkan dokter, lebih teriak meluapkan emosi dan kesedihan saya..tapi saya tidak melakukannya..saat itu saya hanya meminta ke suster untuk tidak mempertemukan saya dengan sang dokter dulu..bukan karena saya marah..tapi saya butuh sedikit waktu untuk menenangkan diri ..
Mungkin..jika saat itu saya tidak bisa mengontrol diri..saya pasti akan bersikap sama seperi keluarga besar saya saat beretemu dengan sang dokter..tapi saya selalu teringat pesan ayah.. "kematian adalah Rahasia Allah SWT.." Ayah selalu mengingatkan saya untuk tidak bertanya "kenapa" saat mendengar berita kematian..karena hidup dan mati adalah rahasia Allah SWT.., Ayah juga selalu mengingatkan untuk tidak menyalahkan atas kedukaan karena kehilangan seseorang... Hal itu yang terus coba untuk saya tanamkan dalam pikiran saya..agar bisa mengontrol pikiran dan perasaan saya..agar sedikit lebih tenang..dan kondisi psikis saya tetap stabil..tidak baby blues...

Hari-hari setelah saya kehilangan Aisha..
walau masih banyak yang terus mengatakan ini dan itu..mengebu-gebu emosinya karena berita saya kehilangan  seorang bayi triplets saya.., walau masih banyak yang cerita marah kepada dokter, walau masih banyak yang bilang kenapa saya tidak menuntut sang dokter..saya hanya diam dan tersenyum ..
Mungkin..apa yang mereka rasakan..kemarahan yang mereka rasakan..jauhhhhhhh lebih dalam yang saya rasakan..tapi saya memilih unuk menyimpannya dalam-dalam..saya berusaha untuk terus belajar Ikhlas..insya Allah Aisha ada di tempat yang terbaik .

Kadang saya menangis dalam malam sebelum tidur..atau ketika melihat foto-foto Aisha..
Kadang hati saya masih sakit ketika mengingat hari saya kehilangan anak cantikku ..
tapi saya berusaha untuk terus kuat..terus berusaha belajar ikhlas..menyembuhkan luka hati seiiring proses waktu..semua yang saya rasakan saya simpan jauh di dalam hati saya,,biar saya simpan sendiri..karena sesedih-sedihnya, dan seterlukanya yang merasakan kehilangan Aisha... Saya adalah orang yang jauh paling sedih dan terluka..berserah diri kepada Allah SWT, memohon ketenangan dan kelapangan Hati menghadapi kehilangan ini..adalah hal yang meguatkan saya..karena saya percaya Allah SWT adalah sebaik-baik perencana..Aminnn..



my love Aisha ..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar